AJARKAN SIMULASI TANGGAP BENCANA & PERTOLONGAN PERTAMA GAWAT DARURAT

Diklat BSMR Siswa – Siswi SMP Islam Terpadu Al-Ghozali Jember

Sumbersari. Pada tanggal 10 Maret 2018 lalu diadakan kegiatan diklat sekaligus latihan bersama BSMR (Bulan Sabit Merah Remaja) cabang Jember tingkat SMP, SMA, dan SMK. Acara tersebut diadakan di Taman Botani Sukorambi Jember. Sekitar 55 siswa-siswi SMPIT Al-Ghozali yang tergabung dalam kesatuan ekstrakurikuler BSMR (Bulan Sabit Merah Remaja) turut mengikuti kegiatan tersebut. Tujuan diadakan acara latihan bersama ini adalah untuk membekali siswa-siswi agar memiliki jiwa mandiri, siap dalam memimpin, dan bisa menjadi kader kesehatan sekolah yang terampil. Acara tersebut didampingi langsung oleh korps satuan BSMI (Bulan Sabit Merah Indonesia) cabang Jember dan dihadiri oleh dr. Aris Prasetyo, M.Kes (selaku Ketua BSMI Cabang Jember), serta dr. Didik Prihadiono, Sp.S (selaku ketua zona III BSMI).

Selama sehari penuh siswa-siswi ditempa dengan materi-materi edukatif berkaitan dengan kepemimpinan, mitigasi kebencanaan, dan pertolongan pertama gawat darurat. Selain itu siswa-siswi juga dikenalkan dengan berbagai peralatan rescue dan kebutuhan medis dasar untuk PPGD. Dalam proses pelaksanaan diklat ini, siswa-siswi terlihat antusias dan semangat mengikuti acara tersebut. Siswa-siswi juga diajak langsung untuk simulasi bagaimana cara menghadapi suatu bencana dan memberikan pertolongan pertama terhadap korban bencana. Apalagi beberapa wilayah di Jember tergolong masuk dalam kategori daerah yang rawan bencana, mulai dari banjir, tanah longsor, dan sebagainya. Hal inilah salah satu yang melatarbelakangi pentingnya diberikan materi tentang PPGD pada acara diklat BSMR tersebut.

Siswa-siswi SMPIT Al-Ghozali juga diajari tentang teknik transportasi penyelamatan korban, pembalutan, pembidaian luka, dan sebagainya. Senyum, tawa, dan ketegangan terpancar dari raut muka siswa-siswi yang mengikuti simulasi tanggap bencana ini. Ada yang berperan sebagai tim medis, dan ada juga yang berperan sebagai relawan. Satu dengan lainnya saling bekerjasama untuk menolong korban bencana. “Saya sangat senang sekali mengikuti diklat ini, disini saya mendapatkan banyak ilmu tentang menangani korban bencana, dan dari diklat ini saya menjadi tahu apa yang harus saya lakukan jika terjadi bencana”, tutur Said Amir Ismail selaku peserta diklat”.

Diklat dan latihan gabungan BSMR ini merupakan bagian dari kegiatan rutin tahunan. Melalui acara seperti ini diharapkan siswa-siswi memiliki kepedulian atau empati terhadap saudara-saudara yang tertimpa bencana sekaligus mempererat tali persaudaraan. Siswa-siswi juga diajak untuk outbond guna menguji kekompakan antar siswa. Selain itu, latihan gabungan ini juga menjadi ajang untuk seleksi peserta Jambore Nasional BSMR yang akan digelar dalam waktu dekat ini.” Tutur Ach. Dhafir Syah selaku pembina BSMR”.